Biografi Wilhelm Wundt

Wilhelm Wundt. Sumber: Dok. Wikimedia Commons

Lahir dengan nama Wilhelm Maximilian Wundt pada tanggal 6 Agustus 1832 merupakan seorang dokter, psikolog, fisiolog, dan professor. Beliau disebut sebagai  penemu psikologi modern dan dianggap sebagai “Bapak Psikologi Eksperimental”. Pada tahun 1879, Wundt mendirikan laboratorium formal pertama secara resmi untuk riset psikologis di Universitas Leipzig dan membuat jurnal riset psikologis pertama pada tahun 1881. Tujuan pendirian laboratorium ini untuk menerapkan pemikiran-pemikirannya dalam mempelajari perbedaan dari pengalaman tentang kesadaran manusia yang mengarah pada beberapa tinjauan tentang biologi, psikodinamika, behavioral, humanistik, kognitif, lintas kultural atau kultur sosial. Dari sudut pandangnya tersebut Wilhelm Wundt ditetapkan sebagai tokoh psikolog pertama dan pendirian laboratorium tersebut menjadi awal penetapan psikologi sebagai disiplin ilmiah yang berpisah dari filsafat.

Wilhelm Wundt mempelopori strukturalisme sebagai dasar kajian psikologi. Menurut Wundt, psikologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang kesadaran manusia dengan mengkaji proses kejiwaan dengan metode intropeksi yang berdasarkan pada filsafat. Wundt dan para strukturalis Jerman menghasilkan pendekataan untuk mengetahui kesadaran dan perilaku manusia dengan melalui fenomenologi yang mengutamakan pengalaman dan mekanisme yang mengutamakan percobaan.

Salah satu karya tulisnya yang penting dalam sejarah psikologi ialah “Principles of Physiological Psychology” yang dipublikasikan pada tahun 1874. Karyanya tersebut mencakup sistem dalam psikologi yang berupaya menyelidiki beberapa pengalaman langsung dari kesadaran seperti perasaan, emosi, gagasan, terutama dijelajahi melalui introspeksi. Dalam eksperimennya, Wundt memahami kecerdikan manusia dengan mengidentifikasi elemen pembentuk kesadaran manusia seperti halnya zat kimia yang bisa dibagi menjadi berbagai elemen. Pada akhirnya, Wilhelm Wundt meninggal di umur 88 tahun pada tanggal 31 Agustus 1920 di kota Jerman.

Referensi

https://en.wikipedia.org/wiki/Wilhelm_Wundt

https://p2k.unibabwi.ac.id/en4/2-2829-2718/Wundt_91981_stie-niba_p2k-unibabwi.html

http://webspace.ship.edu/cgboer/wundtjames.html

https://plato.stanford.edu/entries/wilhelm-wundt/

https://plato.stanford.edu/entries/wilhelm-wundt/#LifTim

Biografi Jean Piaget

Jean Piaget. Foto: Dok. Wikimedia Commons
Jean Piaget. Foto: Dok. Wikimedia Commons

Jean Piaget, salah satu pakar psikologi yang lahir tanggal 09 Agustus 1896 di Neuchatel. Piaget merupakan salah satu pakar psikologi paling berpengaruh sepanjang sejarah dan menjadi salah satu tokoh yang menjelaskan tentang teori perkembangan. Di dalam teorinya, Piaget menjelaskan bahwa perkembangan kognitif adalah tentang bagaimana anak mampu beradaptasi dan menginterpretasikan suatu objek maupun kejadian lain yang ada disekitarnya. Piaget membagi tahapan perkembangan kognitif ke dalam 4 tahap sebagai berikut :

● Tahap Sensorimotor (0-2 tahun) Pada tahap ini, bayi mulai belajar membangun suatu pemahaman mengenai dunia dengan cara mengkoordinasikan pengalaman-pengalaman sensor (seperti melihat dan mendengar) melalui panca indera dengan tindakan fisik.

● Tahap Praoperasi (2-7 tahun) Di tahap ini, anak mulai menggunakan simbol-simbol, kata-kata atau gambar untuk melambangkan objek yang ada disekitarnya.

● Tahap Operasi Konkrit (7-11 tahun) Pada tahap ini anak mulai belajar mengembangkan operasi logis yang dicirikan dengan perkembangan dalam sistem pemikiran yang mulai didasari aturan-aturan yang lebih logis.

● Tahap Operasi Formal (> 11 tahun) Di tahap ini anak akan memperoleh kemampuan untuk bisa berpikir secara abstrak, menalar dengan logis, mampu menarik kesimpulan dari informasi yang diterima. Selain itu, tahapan ini akan terus berlanjut hingga dewasa dimana nantinya individu akan memahami hal-hal seperti cinta, bukti-bukti logis dan nilai atau value.

Di tahun 1918, Piaget juga menerbitkan novel intelektual yang berjudul “Recherché”. Piaget juga meraih gelar kehormatan pertama dari Universitas Harvard pada 1963 diikuti lebih dari empat puluh gelar kehormatan termasuk Erasmus Prize pada 1972. Piaget tetap berkarya setelah pensiun tahun 1971 dengan menulis buku tentang epistemologi konstruktivis dan beliau meninggal di tahun 1980.

Referensi:

Biografi Jean Piaget dan Perkembangan Kerangka Berpikir – JEJAK PENDIDIKAN

Biografi Singkat Jean Piaget – IndoPositive – Bahas Psikologi Sehari-Hari

Biografi Carl Gustav Jung

Carl Gustav Jung. Foto: Dok. Wikimedia Commons

Carl Gustav Jung lahir di Kesswill, Swiss, 26 Juli 1875 merupakan salah satu psikolog yang mencetuskan mengenai psikologi analitis. Jung terkenal karena teorinya tentang ketidaksadaran pada manusia, termasuk gagasan bahwa ada yang dinamakan ketidaksadaran kolektif yang dimiliki semua orang.

Dalam teori Carl Jung, ada tiga tingkatan kesadaran: pikiran sadar, ketidaksadaran pribadi , dan ketidaksadaran kolektif . Pikiran sadar mengacu pada segala peristiwa dan ingatan yang kita sadari. Lalu ketidaksadaran pribadi mengacu pada peristiwa dan pengalaman dari masa lalu kita sendiri yang tidak sepenuhnya dapat kita sadari. Sedangkan ketidaksadaran kolektif mengacu pada simbol serta pengetahuan yang mungkin tidak kita alami secara langsung, tetapi masih mempengaruhi kita. Ketidaksadaran kolektif ini terdiri dari arketipe, yang didefinisikan Jung sebagai suatu gambaran kuno yang berasal dari ketidaksadaran kolektif. Dengan kata lain, arketipe adalah konsep, simbol, dan citra penting dalam budaya manusia. Jung menggunakan istilah-istilah maskulinitas, feminitas, dan ibu sebagai contoh dari arketipe.

Pada tahun 1921, Jung mengeluarkan buku berjudul Psychological Types. Buku ini memperkenalkan dan menjelaskan beberapa tipe kepribadian yang berbeda, seperti introvert dan ekstrovert. Ekstrovert menurut Jung memiliki kecenderungan pribadi yang terbuka, memiliki jaringan sosial yang besar, bisa menikmati perhatian dari orang lain, dan senang menjadi bagian dari kelompok besar. Sedangkan Introvert juga memiliki teman dekat yang sangat mereka sayangi, tetapi mereka lebih cenderung membutuhkan banyak waktu sendiri, dan mungkin lebih lambat dalam menunjukkan diri mereka yang sebenarnya di sekitar orang baru. Carl Jung juga mempelopori salah satu jenis terapi yang disebut pula terapi analitis. Terapi ini bertujuan untuk bisa lebih memahami alam bawah sadar dan bagaimana hal tersebut dalam mempengaruhi perilaku pada klien. Pada terapi ini, terapis akan mencoba untuk memahami isi pikiran klien dan akan mencoba untuk mengatasi gejala atau perilaku yang mengganggu klien.

Referensi:

Biography of Carl Jung: Founder of Analytical Psychology (thoughtco.com)

Carl Gustav Jung – Biografi, Teori, Pandangan, dan Sejarah Hidup (gunabraham.com)

Carl Jung biografi bapak psikologi mendalam / Psikologi | Psikologi, filsafat dan pemikiran tentang kehidupan. (sainte-anastasie.org)